
Tabongo Timur, 8 Agustus 2026— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo melaksanakan program kerja inti yang berfokus pada peningkatan kesehatan ibu hamil di Aula Kantor Desa Tabongo Timur, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Posyandu dengan mengusung tema **“Mewujudkan Ibu Hamil yang Sehat, Mandiri, dan Berdaya melalui Edukasi, Deteksi Dini, serta Pemanfaatan Pangan Lokal Bergizi.”**
Kegiatan turut dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan Tabongo, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Kepala Desa Tabongo Timur, tenaga kesehatan Kecamatan Tabongo, kader Posyandu, ibu hamil, serta masyarakat yang mengikuti kegiatan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tabongo Timur Hariyanto menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan program kerja inti mahasiswa KKN-PK Universitas Negeri Gorontalo. Menurutnya, kegiatan yang berfokus pada kesehatan ibu hamil sangat bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya keluarga, mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan.
Kepala Desa berharap edukasi dan pendampingan yang diberikan mahasiswa dapat memberikan manfaat nyata bagi ibu hamil dan masyarakat Desa Tabongo Timur. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung berbagai program kesehatan serta meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak.
Apresiasi serupa disampaikan oleh Sekretaris Kecamatan Tabongo Murat Antula. Ia mengapresiasi mahasiswa KKN-PK UNG yang telah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Tabongo Timur. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam edukasi, deteksi dini, dan pemberdayaan masyarakat merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung program kesehatan di tingkat desa dan kecamatan.
Sekretaris Kecamatan Tabongo juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, mahasiswa, keluarga, dan masyarakat dalam menjaga kesehatan ibu hamil. Dukungan keluarga dan lingkungan sekitar dinilai menjadi salah satu faktor penting agar ibu hamil memperoleh perhatian dan pendampingan yang optimal selama masa kehamilan.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dr. Nanang menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa KKN-PK terhadap kesehatan ibu dan anak di Desa Tabongo Timur. Kesehatan ibu hamil, menurutnya, bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan peran aktif keluarga, kader, pemerintah desa, dan seluruh masyarakat.
DPL juga berharap seluruh program yang telah dirancang mahasiswa dapat memberikan manfaat serta diterima dengan baik oleh masyarakat. Selama berada di Desa Tabongo Timur, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman belajar dari masyarakat, tetapi juga mampu memberikan kontribusi melalui berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat.
Dukungan dan kerja sama dari Pemerintah Desa Tabongo Timur, tenaga kesehatan, kader, serta masyarakat juga diharapkan dapat terus diberikan untuk membantu kelancaran seluruh program kerja mahasiswa KKN-PK selama masa pengabdian. Dengan kolaborasi yang baik, setiap program diharapkan dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan.
Edukasi Kesehatan Melalui Buku Saku
Rangkaian kegiatan diawali dengan edukasi mengenai kesehatan ibu hamil melalui **buku saku**. Mahasiswa KKN-PK menyampaikan materi mengenai kehamilan, tanda bahaya kehamilan, persiapan persalinan, serta pentingnya dukungan keluarga terhadap kesehatan ibu dan bayi.
Mahasiswa juga membagikan buku saku kepada ibu hamil sebagai media informasi yang dapat dibawa pulang dan digunakan kembali selama masa kehamilan. Kehadiran buku saku diharapkan dapat membantu ibu hamil dan keluarga mengingat kembali informasi penting yang telah disampaikan selama kegiatan.
Edukasi Buku KIA Melalui Video
Selanjutnya, mahasiswa KKN-PK menampilkan video edukasi mengenai **Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak)**. Penyampaian materi melalui media audiovisual tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada ibu hamil dan keluarga mengenai pentingnya Buku KIA sebagai salah satu media informasi dan pemantauan kesehatan ibu dan anak.
Melalui edukasi tersebut, ibu hamil diharapkan semakin memahami pentingnya membawa, membaca, dan memanfaatkan informasi yang terdapat dalam Buku KIA selama masa kehamilan hingga tahap pelayanan kesehatan berikutnya.
Simbolis Pemasangan Gelang Triase Ibu Hamil
Sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan penandaan risiko kehamilan, kegiatan dilanjutkan dengan **simbolis pemasangan gelang triase ibu hamil**. Gelang tersebut menjadi penanda berdasarkan hasil skrining dan faktor risiko ibu hamil sehingga dapat mendukung proses pemantauan dan pemberian perhatian lebih lanjut sesuai kondisi masing-masing ibu.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk edukasi kepada ibu hamil dan keluarga mengenai pentingnya mengenali faktor risiko kehamilan serta melakukan pemantauan secara berkala bersama tenaga kesehatan.
Simbolis Pemasangan Stiker di Rumah Ibu Hamil
Selain pemasangan gelang triase, mahasiswa juga melaksanakan **simbolis pemasangan stiker di rumah ibu hamil**. Stiker tersebut menjadi salah satu bentuk penanda sekaligus pengingat bagi keluarga dan lingkungan sekitar agar turut memberikan perhatian, dukungan, serta kepedulian terhadap kesehatan ibu hamil.
Dengan adanya penanda tersebut, diharapkan keluarga dan masyarakat dapat semakin peka terhadap kebutuhan ibu hamil serta memberikan dukungan selama menjalani masa kehamilan.
Demonstrasi Pemanfaatan Pangan Lokal
Tidak hanya berfokus pada edukasi dan deteksi dini, mahasiswa KKN-PK juga memperkenalkan pemanfaatan pangan lokal melalui **demonstrasi pembuatan Pesachi (peyek Sacha Inchi)**.
Demonstrasi dilakukan secara langsung oleh mahasiswa sebagai bentuk edukasi mengenai pengolahan bahan pangan lokal menjadi produk sederhana yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya untuk memperkenalkan alternatif pemanfaatan pangan lokal dalam mendukung pola konsumsi yang beragam dan bergizi.
Perkuat Kolaborasi untuk Kesehatan Ibu dan Anak
Pelaksanaan program kerja inti yang dirangkaikan dengan kegiatan Posyandu menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara mahasiswa KKN-PK, Pemerintah Desa Tabongo Timur, tenaga kesehatan, kader Posyandu, ibu hamil, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung kesehatan ibu dan anak.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-PK Universitas Negeri Gorontalo berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya ibu hamil dan keluarga. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong penerapan deteksi dini terhadap risiko kehamilan serta pemanfaatan pangan lokal secara berkelanjutan di Desa Tabongo Timur.
Program kerja ini sekaligus menjadi langkah awal bagi mahasiswa KKN-PK UNG dalam membangun kerja sama yang lebih erat dengan Pemerintah Desa Tabongo Timur dan masyarakat selama masa pengabdian. Dengan dukungan dan kolaborasi seluruh pihak, keberadaan mahasiswa KKN-PK diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta meninggalkan dampak positif bagi masyarakat Desa Tabongo Timur.























