TABONGO TIMUR – Kepala Desa Tabongo Timur, Hariyanto N. Ismail, menghadiri kegiatan taziah hari ketujuh salah satu warga di Dusun Talumodungga. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh masyarakat setempat, tokoh agama, serta unsur pemerintahan desa.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu anak yang juga merupakan peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Gorontalo. Diketahui, Kecamatan Tabongo berhasil meraih juara umum pada ajang tersebut, dengan kontribusi kafilah dari Desa Tabongo Timur yang cukup banyak.
Kegiatan taziah dipandu oleh MC yang juga Kepala Dusun Talumodungga, Suban A. Nusi, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari pihak keluarga yang disampaikan oleh Ketua BPD, Ahmad D. Rajak.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tabongo Timur, Hariyanto N. Ismail, menyampaikan bahwa pemerintah desa terus berupaya mendorong perkembangan usaha masyarakat, khususnya pelaku UMKM, agar memiliki legalitas usaha melalui Nomor Induk Berusaha (NIB).
“Ke depan, UMKM di desa akan kita upayakan memiliki izin usaha berupa NIB, sehingga usaha masyarakat dapat berkembang lebih baik dan memiliki legalitas yang jelas,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa dari Fakultas Teknik Informatika yang turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk keterlibatan generasi muda dalam kehidupan sosial masyarakat.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh ustadz penceramah. Dalam ceramahnya, disampaikan bahwa setiap manusia pasti akan meninggal dunia, sehingga kehidupan di dunia hendaknya dimanfaatkan untuk memperbanyak amal kebaikan, khususnya menjaga hubungan baik sesama manusia (hablumminannas).
“Taziah ini menjadi pengingat bagi kita yang masih hidup agar senantiasa meningkatkan keimanan dan memperbanyak amal kebaikan,” ujar penceramah.
Sebagai penutup, dipanjatkan doa untuk almarhum:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ
Allahummaghfir lahu warhamhu wa 'aafihi wa'fu 'anhu
Yang artinya: “Ya Allah, ampunilah dan rahmatilah, bebaskanlah dan maafkanlah dia. Muliakanlah tempat tinggalnya dan lapangkanlah kuburnya.”
Kegiatan taziah ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, sekaligus menguatkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Tabongo Timur.