Tabongo Timur — Kepala Desa Tabongo Timur, Hariyanto N. Ismail, menghadiri kegiatan doa 40 hari atas meninggalnya salah satu warga di Dusun Hutakiki, Desa Tabongo Timur. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, dihadiri oleh tokoh masyarakat, keluarga almarhum, serta warga setempat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh adat dan agama, di antaranya Bate Tundungio, Tuan Hakimu, Imam Wilayah 2 Kecamatan Tabongo, Saradaa, serta Pegawai Syarai yang bersama-sama memimpin dan mengikuti rangkaian doa.
Acara doa bersama digelar di rumah keluarga almarhum dengan diisi pembacaan doa dan dzikir. Para peserta tampak duduk melingkar, larut dalam suasana hening dan penuh penghormatan.
Dalam kesempatan tersebut, Hariyanto N. Ismail menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan mempererat silaturahmi, terutama dalam momen duka.
“Kegiatan doa 40 hari ini merupakan tradisi yang penuh makna sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.
Selain sebagai bentuk penghormatan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial antarwarga. Hidangan sederhana yang disajikan mencerminkan nilai gotong royong yang masih kuat di tengah masyarakat.
Warga Dusun Hutakiki berharap tradisi doa bersama seperti ini dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari nilai budaya dan spiritual yang diwariskan secara turun-temurun di Desa Tabongo Timur.