Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya bagi bayi dan balita, pemerintah desa bersama tenaga kesehatan terus mendorong pemberdayaan kader sebagai ujung tombak pelayanan di tingkat masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menyukseskan program imunisasi yang bertujuan melindungi generasi muda dari berbagai penyakit berbahaya.
Pemberdayaan kader dilakukan melalui pelatihan dan pembekalan pengetahuan terkait pentingnya imunisasi, teknik komunikasi kepada masyarakat, serta tata cara pendataan sasaran imunisasi. Para kader, yang sebagian besar merupakan anggota Posyandu, diharapkan mampu memberikan edukasi yang tepat dan meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya imunisasi lengkap bagi anak.
Selain itu, kader juga berperan aktif dalam melakukan kunjungan rumah untuk memastikan setiap anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal. Pendekatan ini dinilai efektif dalam menjangkau masyarakat yang memiliki keterbatasan akses atau kurangnya informasi mengenai layanan kesehatan. Dukungan dari tenaga kesehatan seperti bidan desa dan petugas Puskesmas turut memperkuat pelaksanaan kegiatan ini.
Tenaga Kesehatan Feri Susanti menyampaikan bahwa peran kader sangat strategis dalam mendukung program kesehatan nasional. “Kader adalah garda terdepan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Dengan pemberdayaan yang baik, kita optimis cakupan imunisasi di desa akan meningkat,” ujarnya.
Melalui sinergi antara kader, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan, diharapkan pelaksanaan imunisasi dapat berjalan optimal. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan cakupan imunisasi, tetapi juga memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini demi terciptanya generasi yang sehat dan berkualitas.